Paralelisme dalam Dou Sandik Guyub Tutur Biak Numfor - Papua

Guyub Tutur Biak Numfor merupakan satu komunitas masyarakat yang menggunakan varian bahasa yang sama sebagai media sosial-budaya serta fitur pembeda dalam menghadapi realitas kehidupannya setiap hari dan juga sebagai pengemban seperangkat norma dan kaidah yang sama dalam wujud bahasa.


Setiap bentuk paralelisme adalah pembagian yang adil antara unsur-unsur yang tak berubah dan unsur yang berubah. Makin ketatnya distribusi dari unsur yang tak berubah, makin besar perbedaan dan efektivitas variasi-variasi itu. Paralelisme dalam teks Dou Sandik GTBN akan diuraikan berdasarkan prosedur yang diajukan oleh Roman Jakobson, yakni unsur tetap dan tidak tetap yang bertujuan merinci pengulangan dan paralel-paralel yang ada.